Kenapa Memutar Setir Sampai Mentok Bisa Merusak Komponen?

icon 16 October 2026
icon Admin

Kota Palu terkenal panas dengan paparan sinar matahari terik di siang hari. Aspal jalanan menyerap panas cukup tinggi, sehingga suhu di kolong mesin dan ruang roda ikut melonjak.

Ruang mesin yang panas memperlambat proses pendinginan komponen kemudi. Karet penutup debu, sil getas, dan kabel sensor EPS di bagian bawah mobil terpanggang udara panas secara terus-menerus.

Kondisi ini bertambah berat di tengah kemacetan kawasan pertokoan atau jalur perumahan padat di Palu yang memaksa pengemudi bolak-balik bermanuver patah.

Panas dari luar berpadu dengan lonjakan panas internal saat setir ditahan mentok. Bahan karet dan modul elektronik menjadi cepat rusak. Pelumas gemuk di dalam sambungan sendi kemudi juga lebih gampang mengering.

Langkah sederhana berikut berguna untuk menjaga keawetan sistem kemudi Anda:

  • Hindari menahan setir di posisi mentok lebih dari tiga detik saat bermanuver.
  • Beri jarak sedikit dengan mengendurkan setir satu atau dua sentimeter dari batas ujungnya.
  • Bagi manuver menjadi dua gerakan maju-mundur bila jalan terlalu sempit.
  • Hindari memutar roda saat mobil berhenti diam di atas aspal yang kasar.

Cara Mengubah Manuver Setir Agar Komponen Tetap Awet