Mengenal Fungsi Sekring Mobil, Jenis, dan Cara Kerjanya

Sekring mobil adalah komponen penting dalam sistem kelistrikan kendaraan yang sering kali diabaikan. Meskipun kecil dan tidak mencolok, sekring memiliki peran krusial dalam menjaga keamanan dan kinerja sistem kelistrikan mobil Anda. Mari kita jelajahi lebih dalam mengenai fungsi sekring, jenis-jenisnya, dan cara kerjanya agar Anda lebih memahami pentingnya komponen ini.
Apa Saja Fungsi Sekring Mobil?
Fungsi utama sekring adalah untuk melindungi sistem kelistrikan mobil dari arus listrik yang berlebihan. Ketika arus listrik melebihi kapasitas yang ditentukan, sekring akan memutus aliran listrik untuk mencegah kerusakan pada komponen elektronik dan mengurangi risiko kebakaran.
Dengan kata lain, sekring bertindak sebagai pengaman, mencegah terjadinya korsleting yang dapat merusak sistem kelistrikan. Tanpa sekring, komponen elektronik dalam mobil Anda bisa mengalami kerusakan serius, yang berpotensi menyebabkan masalah yang lebih besar dan biaya perbaikan yang tinggi.
Kenali Jenis-Jenis Sekring
1. Sekring Tipe Cartridge (Sekring Tabung)
Sekring ini berbentuk seperti botol dengan bahan metal di kedua ujungnya dan area tengah transparan yang terbuat dari kaca. Biasanya digunakan pada mobil keluaran pabrik Eropa di tahun 1980-an.
2. Sekring Tipe Blade (Sekring Tancap)
Sekring ini memiliki bentuk pipih dan dipasang dengan cara ditancapkan. Tipe ini dibedakan berdasarkan warna yang menunjukkan kapasitas amperenya:
-
Cokelat kekuningan: 5 Ampere
-
Cokelat: 7.5 Ampere
-
Merah: 10 Ampere
-
Biru: 15 Ampere
-
Kuning: 20 Ampere
-
Jernih: 25 Ampere
-
Hijau: 30 Ampere
3. Sekring Kotak
Mirip dengan tipe blade, sekring kotak memiliki dimensi yang lebih besar dan juga beragam warna dengan kapasitas ampere yang berbeda:
-
Merah muda: 30 Ampere
-
Hijau: 40 Ampere
-
Merah: 50 Ampere
-
Hitam: 80 Ampere
-
Biru: 100 Ampere
Cara Kerja Sekring Mobil
Sekring bekerja secara otomatis berdasarkan muatan arus listrik yang mengalir. Ketika arus listrik melebihi kapasitas ampere yang ditentukan, sekring akan memutus aliran listrik untuk mencegah korsleting atau potensi kebakaran. Dengan cara ini, sekring berfungsi sebagai pengaman yang melindungi sistem kelistrikan mobil saat kendaraan beroperasi.
Waktu yang Tepat untuk Ganti Sekring
Mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti sekring sangat penting untuk menjaga performa kendaraan Anda. Berikut adalah beberapa tanda bahwa sekring Anda perlu diganti:
1. Alat Elektronik Mobil Tidak Menyala
Jika Anda mendapati komponen elektronik pada mobil tidak berfungsi dengan baik, ini bisa jadi tanda bahwa sekring telah putus. Sebaiknya segera periksa kondisi sekring.
2. Terputusnya Kawat Sekring
Untuk memeriksa apakah kawat sekring aman atau putus, Anda perlu melihat jenis sekring yang digunakan. Pada sekring cartridge/tabung, bagian kaca akan menghitam. Sedangkan pada sekring tancap, Anda akan melihat kawat yang melengkung atau terpisah.
3. Menghitamnya Permukaan Sekring
Jika sekring yang Anda gunakan adalah tipe tancap atau blade, permukaannya mungkin tidak hanya menghitam, tetapi juga bisa meleleh. Hal ini menandakan bahwa sekring telah bekerja terlalu keras dan perlu segera diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.